GorontaloSulawesi

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Monitoring Penyaluran Pertalite di Popayato

41
×

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Monitoring Penyaluran Pertalite di Popayato

Sebarkan artikel ini

BONPES.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat monitoring ketersediaan dan penyaluran Pertalite di SPBU Popayato, Kabupaten Pohuwato, menyusul adanya antrean kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

 

Monitoring dilakukan terhadap kondisi stok, proses pengiriman dan penerimaan BBM, hingga pola transaksi di SPBU. Pertamina memastikan penyaluran Pertalite terus dikawal agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sesuai ketentuan.

 

Selain kondisi stok, Pertamina melakukan pengecekan terhadap data transaksi dan pola pembelian Pertalite untuk melihat adanya aktivitas yang tidak wajar. Hasil monitoring tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi.

 

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan monitoring di SPBU Popayato diperkuat seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap antrean Pertalite.

 

“Pertamina sedang melakukan monitoring menyeluruh di SPBU Popayato, mulai dari ketersediaan stok hingga pola transaksi. Kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak terkait untuk memastikan penyaluran Pertalite berjalan sesuai ketentuan serta menindaklanjuti setiap indikasi penyalahgunaan yang ditemukan di lapangan,” ujar Lilik.

 

Pertamina turut berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait untuk memperkuat monitoring terhadap dugaan penimbunan maupun penjualan kembali BBM bersubsidi secara tidak sesuai ketentuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar Pertalite yang disalurkan melalui SPBU dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai peruntukannya.

 

Di tengah proses monitoring, Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan energi secara bijak. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena dapat memperpanjang antrean dan meningkatkan tekanan terhadap pelayanan di SPBU.

 

Apabila menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *