GORONTALO – Atmosfer FORPROV II Boalemo 2026 bakal semakin semarak.
Dewan Pengurus Provinsi (DPP)
Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Provinsi Gorontalo mengajak seluruh pegiat memancing untuk ambil bagian dalam Turnamen Casting dan Mancing Tradisional yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV).
Turnamen ini bukan sekadar ajang adu keberuntungan, melainkan panggung untuk menguji teknik, strategi, ketepatan, dan sportivitas para pemancing. Peserta pun diimbau segera memastikan diri telah terdaftar dan menyiapkan perlengkapan terbaik demi tampil maksimal.
Sekretaris APRI Provinsi Gorontalo, Moh. Noval Alhabsyi, menegaskan bahwa keikutsertaan APRI dalam FORPROV menjadi langkah penting untuk memperkenalkan olahraga memancing kepada masyarakat yang lebih luas.
“Harapan kami dari APRI adalah agar cabang olahraga memancing semakin dikenal dan berkembang di Provinsi Gorontalo. Melalui ajang FORPROV ini, kami ingin menunjukkan bahwa memancing bukan sekadar hobi, tetapi juga olahraga yang memiliki nilai sportivitas, disiplin, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Noval, Kamis (16/7/2026).
Ia menambahkan, APRI berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet memancing yang siap bersaing di level lebih tinggi, termasuk pada ajang FORNAS hingga kompetisi nasional.
Tak hanya itu, Noval menilai event ini juga berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar lokasi kegiatan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar komunitas pemancing di Gorontalo.
Terkait nomor yang dipertandingkan, Noval menjelaskan bahwa lomba casting resmi masuk sebagai nomor pertandingan dalam FORPROV II Boalemo 2026. Sementara mancing tradisional belum dimasukkan sebagai nomor pertandingan karena keterbatasan waktu pendaftaran pegiat.
“Lomba casting merupakan bagian dari nomor pertandingan, bukan ekshibisi. Sedangkan mancing tradisional awalnya kami rencanakan sebagai nomor pertandingan, tetapi karena keterbatasan waktu pendaftaran pegiat, akhirnya hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan FORPROV,” jelasnya.
Dengan antusiasme yang terus meningkat, APRI optimistis turnamen ini akan menjadi salah satu daya tarik FORPROV II Boalemo 2026 sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru olahraga memancing dari Bumi Serambi Madinah. (*)











