GorontaloKabupaten BoalemoOlahragaSepak Bola

David Cup: Lobster FC Berbagi Poin 2-2 dengan Bitu’o FC, Kenaikan Harga Tiket Jadi Sorotan Suporter

781
×

David Cup: Lobster FC Berbagi Poin 2-2 dengan Bitu’o FC, Kenaikan Harga Tiket Jadi Sorotan Suporter

Sebarkan artikel ini

 

BONPES.COM – Pertandingan lanjutan turnamen David Cup yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, di Lapangan Mekar Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, menyajikan laga sengit antara Lobster FC dan Bitu’o FC. Kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2. Selain jalannya pertandingan yang berlangsung menarik, kenaikan harga tiket masuk pada babak 12 besar turut menjadi perhatian para penonton.

Lobster FC tampil percaya diri sejak awal pertandingan dengan mencetak dua gol lebih dahulu. Jendri membuka keunggulan pada menit ke-7, disusul gol Robin pada menit ke-29 yang membawa Lobster FC unggul 2-0. Namun, Bitu’o FC mampu bangkit melalui gol Wangka pada menit ke-37 sebelum Irfan menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Atmosfer pertandingan semakin semarak berkat dukungan para suporter yang terus memberikan semangat kepada tim kesayangan mereka. Nyanyian dan sorakan terdengar sepanjang pertandingan, menciptakan suasana yang meriah di arena David Cup.

Salah seorang suporter Lobster FC, Arif mengatakan bahwa kenaikan harga tiket tidak mengurangi semangatnya untuk hadir memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya. Namun, ia mengaku terkejut karena perubahan tarif diberlakukan saat memasuki babak 12 besar.

“Kenaikan harga tiket tidak menjadi masalah bagi kami karena kami datang untuk mendukung tim kebanggaan kami, Lobster FC. Hanya saja, kami sebagai suporter sedikit kaget karena sebelum memasuki babak 12 besar harga tiket belum berubah, tetapi saat babak 12 besar tarifnya menjadi Rp10.000. Sampai sekarang kami belum mengetahui alasan kenaikan tersebut dan juga belum mendapat penjelasan yang jelas dari panitia pertandingan.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa yang menjadi perhatian sebagian suporter bukan semata-mata besaran tarif, melainkan belum adanya penjelasan resmi dari panitia mengenai alasan perubahan harga tiket.

Sementara itu, Kapten Lobster FC, Jendri Suhubung, menilai hasil imbang tersebut tetap menjadi modal positif bagi tim. Menurutnya, seluruh pemain telah menjalankan strategi yang diberikan pelatih meski harus menghadapi lawan yang memiliki kualitas permainan yang baik.

“Kami telah berjuang semaksimal mungkin dan semua arahan dari pelatih atau coach sudah kami laksanakan di lapangan. Hanya saja, pertandingan memang berjalan cukup sulit karena tim yang kami hadapi juga merupakan tim yang kuat. Fokus utama kami adalah mengamankan poin, dan satu poin ini menjadi hasil yang positif bagi kami. Selanjutnya kami akan fokus meraih kemenangan agar bisa terus melangkah ke babak berikutnya.”

Hasil imbang tersebut membuat Lobster FC dan Bitu’o FC sama-sama mengamankan satu poin pada lanjutan turnamen David Cup. Pertandingan ini kembali menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola lokal, yang tidak hanya terlihat dari jalannya pertandingan, tetapi juga dari loyalitas para suporter yang tetap memadati arena meski terjadi kenaikan harga tiket.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *