DaerahGorontaloInternasionalNasionalProvinsi GorontaloSulawesi

Kopi Pinogu Didorang Tembus Pasar Internasional

17
×

Kopi Pinogu Didorang Tembus Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini

GORONTALO – Dari jantung kawasan hutan Bogani Nani Wartabone, Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, tersimpan cerita dalam secangkir kopi. Kopi Pinogu tak hanya menawarkan cita rasa khas. Komoditas yang dibudidayakan masyarakat setempat itu kini didorong agar memiliki nilai tambah dan mampu menembus pasar yang lebih luas, bahkan internasional.

Potensi tersebut menjadi perhatian Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe dalam rangkaian kunjungan kerja Gubernur Gorontalo ke Kecamatan Pinogu. Sultan menilai Kopi Pinogu memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kopi dari daerah lain.

Salah satu keunggulannya terletak pada pola budidaya yang dilakukan secara organik tanpa menggunakan pestisida.

“Kopi Pinogu ini punya karakter dan cita rasa yang khas. Ada sesuatu yang berbeda dari kopi lainnya. Apalagi kopi ini tumbuh dan dikembangkan masyarakat di kawasan Pinogu yang berada di sekitar kawasan hutan Bogani Nani Wartabone,” ujar Sultan.

Menurutnya, pola budidaya organik tersebut merupakan nilai tambah yang perlu dipertahankan. Bukan sekadar menjual rasa, Kopi Pinogu juga membawa cerita tentang alam, proses budidaya dan masyarakat yang tinggal di kawasan Pinogu.

“Budidayanya juga dilakukan secara organik, tidak menggunakan pestisida. Ini menjadi keunggulan tersendiri yang harus kita jaga. Jadi bukan hanya soal rasa, tetapi ada cerita tentang alam, proses budidaya dan masyarakat yang berada di Pinogu,” jelasnya.

Sultan mengatakan, potensi tersebut perlu diperkuat melalui peningkatan kualitas produksi, pengolahan pascapanen, kemasan, branding hingga pemasaran. Penguatan dari hulu hingga hilir dinilai penting agar Kopi Pinogu memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan mampu membuka pasar baru bagi masyarakat.

Tak berhenti sebagai komoditas pertanian, Kopi Pinogu juga dinilai memiliki hubungan erat dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Wisatawan yang datang ke Pinogu nantinya tidak hanya menikmati panorama alam dan kekayaan biodiversitas Bogani Nani Wartabone, tetapi juga dapat mengenal kopi sebagai produk lokal yang lahir dari kawasan tersebut.

“Kita ingin ketika orang berbicara tentang Pinogu, salah satu yang diingat adalah kopinya. Dari Pinogu, dari kawasan yang memiliki kekayaan alam luar biasa, kita ingin Kopi Pinogu bisa dikenal lebih luas dan suatu saat menembus pasar internasional,” kata Sultan.

Pengembangan Kopi Pinogu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong potensi ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kunjungan kerja Gubernur Gorontalo ke Pinogu sekaligus menjadi momentum melihat langsung potensi daerah dan menyerap aspirasi masyarakat.

Sebab, secangkir Kopi Pinogu bukan sekadar minuman. Di dalamnya ada cita rasa khas, proses budidaya organik, potensi ekonomi masyarakat serta cerita tentang Pinogu yang berada di kawasan kaya biodiversitas Bogani Nani Wartabone. Dari pelosok Pinogu, secangkir kopi kini membawa harapan untuk dikenal hingga ke dunia. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *