BONPES.COM, BOALEMO – Lobster FC memastikan langkah ke babak delapan besar Turnamen David Cup setelah bermain imbang 1-1 menghadapi Boalemo Legend dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Kamis (9/7/2026).
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang. Lobster FC tampil percaya diri dengan mengandalkan kerja sama antarlini serta beberapa serangan cepat yang mampu merepotkan pertahanan Boalemo Legend.
Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Rizki Tama berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-10. Gol tersebut membawa Lobster FC unggul 1-0 dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain untuk terus menekan lawan.
Boalemo Legend tidak tinggal diam. Tim lawan terus berusaha menyamakan kedudukan melalui sejumlah peluang yang tercipta sepanjang babak pertama. Gol yang ditunggu akhirnya lahir melalui Rival pada menit 40+2, memanfaatkan peluang di penghujung babak pertama sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. Kedua tim saling menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat tidak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil imbang tersebut cukup bagi Lobster FC untuk mengamankan tiket ke babak delapan besar Turnamen David Cup. Pada fase selanjutnya, Lobster FC akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa dengan tuan rumah Modelomo United.
Kapten Lobster FC, Jendri Suhubung, mengatakan hasil yang diraih timnya merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain yang sejak awal turnamen terus menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin.
“Alhamdulillah kami bersyukur bisa lolos ke babak delapan besar. Kunci permainan hari ini adalah kerja sama seluruh pemain dan menjalankan strategi yang telah disiapkan pelatih sejak awal turnamen. Semoga konsistensi ini bisa kami pertahankan,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain muda Lobster FC yang dinilainya tampil luar biasa dan memberikan kontribusi besar terhadap permainan tim. Menurutnya, gol yang dicetak Rizki Tama menjadi momentum penting, meskipun masih banyak peluang lain yang gagal dikonversi menjadi gol.
Selain itu, komunikasi antara pemain dan tim pelatih dinilai berjalan dengan baik sepanjang pertandingan, baik pada babak pertama maupun babak kedua. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Lobster FC mampu mempertahankan hasil hingga akhir laga.
Namun demikian, Jendri mengungkapkan dirinya dipastikan absen pada laga delapan besar karena harus menjalani hukuman kartu merah. Ia berharap manajemen segera menyiapkan pemain yang dapat mengisi posisinya agar keseimbangan tim tetap terjaga.
Menghadapi Modelomo United yang akan tampil sebagai tuan rumah, Jendri menegaskan Lobster FC tidak gentar.
“Kami tetap optimistis. Dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Siapa pun lawannya, kami akan berjuang memberikan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan dan terus melangkah di Turnamen David Cup,” ujarnya.
Jendri juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter Lobster FC yang dinilai memiliki peran besar dalam membangkitkan semangat para pemain di setiap pertandingan. Dukungan yang terus diberikan dari tribun menjadi motivasi bagi tim untuk tampil maksimal.
Di akhir keterangannya, Jendri meminta maaf kepada seluruh pendukung Lobster FC karena tidak dapat memperkuat tim pada laga delapan besar akibat akumulasi kartu merah. Meski demikian, ia berharap para suporter tetap memenuhi stadion dan memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya.
“Saya meminta maaf kepada seluruh suporter karena tidak bisa bermain di pertandingan delapan besar. Saya berharap mereka tetap memberikan semangat kepada teman-teman agar Lobster FC bisa terus melaju dan mewujudkan target menjadi juara Turnamen David Cup,” tutupnya.













